Jalan Jalan Murah Ke Jepang 14 Hari Tanpa JR PASS Part 1

by - Juni 27, 2020

Walaupun segala biaya di Jepang terbilang mahal, tapi banyak trik dan tips yang buat kita tetap bisa liburan ala backpaker ke Jepang dengan budget backpaker dan bisa kunjungi 4 kota di Jepang tanpa JR PASS dan yang pastinya bikin liburan mu murah banget. Mungkin gak sih? biar gak penasaran baca terus cuap cuap saya di sini

Waktu pertama kali tiba di Jepang, tak sulit menemukan orang Indonesia di negri tirai bambu ini. Hampir di setiap musimnya di Jepang selalu ramai wisatawan dari Indoensia. Sebelum traveling ke Jepang ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan. paling utama yah pasport, jika kamu memiliki e-paspor tentulah sangat mudah bagi kamu untuk travelling ke Jepang. Cukup datang ke kedubes Jepang dan tunjuki pasport trus kamu langsung bisa dapat stiker kunjungan 15 hari.

jepang trip

Dan jika tidak memiliki e- paspor seperti aku ini, prosesnya sedikit ribet tapi kamu bisa mengurusnya sendiri di kedubes tempat kamu tinggal. Untuk pengurusan visa hanya bisa di lakukan sesuai wilayahnya saja. semisal kamu tinggal di banda Aceh ataupun Pekan Baru, untuk pembuatannya hanya bisa di Medan. kamu bisa check yang satu ini 4 tempat wilayah kantor Kedubes jepang. Dan enak nya pembuatan visa Jepang bisa di wakilkan, bawa kelengkapan visa kamu ke alamat berikut :


Konsulat Jepang di Medan
Wisma BII, 5th floor
Jl. Pangeran Diponegoro No. 18, Medan, Sumatera Utara, INDONESIA
Telephone : (061) 457-5193
FAX : (061) 457-4560
Wilayah Cakupan (Jurisdiction Territory) :
Aceh Nangroe Darusalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau

Kamu cukup datang dan bawa beberapa berkas di antaranya :
1. Poto copy KTP
2. Photo copy kartu rumah tangga
3. Tiket booking
4. Hotel booking
5. Paspoto latar belakang putih
6. Pasport yang masih berlaku minimal 7 bulan dari tanggal keberangkatan
7. Rekening koran

Untuk tata cara membuat visa jepang akan saya buat di blog berikut nya

Singkat cerita karena saya tidak memiliki e-paspor otomatis saya wajib membeli tiket pesawat untuk menjadi salah satu prosedur kelengkapan visa. Waktu itu saya berangkat awal july 2019 dengan menggunakan Air Asia X yang conecting flightnya dari Medan menuaju Tokyo dan  pesawat untuk kembali ke tanah air saya mengambil penerbangan conecting flight dari Osaka menuju Medan.

kawaguchigo

Mengapa saya tidak mengambil rute return Tokyo atau Osaka, nah... di sini lah letak rahasia terbesar trip saya untuk tidak menggunakan JR Pass. Karena dengan cara ini lah saya tidak perlu kembali lagi ke Tokyo untuk mengabiskan banyak biaya di perjalanan. Harga tiket yang aku pesan tepat 1 minggu sebelum keberangkatan ku dari Medan Tokyo waktu itu hanya 1.900.000 dan untuk Osaka Medan 1.800.000 yah not bad lah, untuk penerbangannya sendiri mengahbiskan waktu sekitar 7 jam dari Kuala Lumpur ke Tokyo dan 1 jam dari Medan ke Kuala Lumpur.

Tiba di Haneda sekitar pukul 11 malam, dan tak ada lagi MRT atau bus yang beroperasi di jam itu, mau tidak mau aku pun harus menunggu hingga pagi tiba dan ternyata di dalam airport Haneda aku tidak sendiri, banyak juga traveller yang menunggu sampai pagi tiba. Sebelum mencari tempat untuk ku ber istirahat aku langsung menuju ke pusat informasi untuk wisatawan yang terletak tak jauh dari pintu keluar yang berada di dalam airport, ini enak nya Jepang walau minim bahasa Inggris tapi di setiap perhentian tarnsportasi seperti stasiun bus atau MRT pasti ada pusat informasi buat turist. dan di pastikan kita gak akan kesulitan.

Operator nya ramah banget, segala pertanyaan ku di jawab dengan ramah. Dan beliau juga menolongku untuk menjelaskan di mana penginapan ku serta bagai mana cara menuju ke sana, karena aku akan menunggu pagi dan langsung menuju wilayah Fuji maka si operator menyarankan ku untuk menggunakan bus yang loket bus nya terdapat di depan turis informasi. Karena loket bus baru akan di buka pukul 4 pagi, setelah itu kami berbincang lagi tentang trip ku selanjutnya yaitu 4 hari keliling Tokyo.


Setelah melihat dan berbincang tentang rute yang aku persiapkan dari Indonesia, maka beliau menyarankan ku untuk mengambil 4 hari tiket Subway karena seluruh tujuan yang aku lalui bisa menggunakan Subway dan harga tiket nya juga lebih hemat. Saat itu aku baru menyadari nikmatnya liburan ke Jepang, benar benar sangat membantu wisatawan yang travelling ke negri sakura ini. Setelah puas bertanya tentang trip ku, rasa lapar tiba tiba datang menghampiri aku pun bergegas mencari tempat untuk bisa membeli makanan untuk ku. Untung nya ada mini market yang buka 24 jam letaknya tepat di lantai paling bawah Haneda airport, tantangan baru di mulai karena di jepang sangat sulit menemukan makanan halal maka aku memutar kepala untuk mencari makana yang bisa di makan. Paling aman yah makan Onigiri atau hidangan vegetarian lainnya 


Tepat pukul 4 pagi aku pun beranjak menuju ke loket bus, ternyata untuk keberangakatan paling awal menuju Fuji sudah full sampai pukul 9 pagi. Aku bisa memesan untuk jam 10 pagi,  dengan biaya sekitar Rp.330.000 dengan jarak tempuh sekitar 3 jam dari Haneda Airport. Sambil menunggu waktu keberangkatan ku, aku menghabisakan waktu menikmati toilet yang katanya fenomenal dan hanya ada di Jepang. Sumpah toilet di jepang memang keren habis bisa bikin betah, selain super bersih toilet Jepang juga sangat nyaman, nonton nih tutorial di video berikut ini.



Tepat pukul 10 pagi bus menuju Fuji berangkat dari Haneda airport, terusterang selama di perjalanan saya cuman tidur hampir gak punya kekuatan untuk melihat ke indahan pemandangan sepanjang perjalanan menuju Fuji. Setibanya di stasiun Fuji saya langsung menuju turis informasi lagi, secara yah Jepang mahal sebelum salah arah dan banyak keluarin biaya mahal lebih baik banyak bertanya kan.

Ternyata pusat informasi di stasiun bus fuji gak kalah serunya. Selain bisa tanya lokasi hotel dan bagaimana cara menuju tempat wisata saya juga di beri informasi situasi gunung Fuji yang saat itu berawan di pastikan kita tidak bisa melihat keindahan gunung Fuji. Oh yah satu lagi yang perlu di ingat,hampir seluruh penginapan di area Fuji menyediakan Free sutel bus langsung dari Fuji Station. Pukul 3 soe untuk para tamu yang akan melakukan check in dan pukul 10 pagi untuk para tamu yang akan melakukan check out.

Karena waktu Check in ku pukul 3 sore dan aku iba pukul 1 siang maka aku isi waktuku dengan makan siang di restorant India yang yang memiliki label halal. Di wilayah Fuji ada bebrapa restoran halalyang bisa kamu temui namanya Aladdin Indo Restaurant, Di tempat ini tersedia 80% makanan India dan sisanya makanan asia seperti nasi goreng atau kebab. Untuk harga makanan nya sendiri bisa di bilang relatif murah dan porsinya terbilang banyak untuk ku sendiri. Biasanya aku suka menyisakan makanan ku untuk makan malam.



Setelah perut kenyang dan masih memiliki waktu beberapa saat sebelum check in tempat ku menginap. Aku pun menghabiskan waktu untuk berkeliling di area danau Kawaguchiko menggunakan lokal bus, setelah itu menuju tempat ter ujung dari wilayah Fuji agar bisa melihat gunung Fuji lebih jelas. Dengan biaya sekitar 200 Yen aku pun tiba di tempat tujuan ku, ada banyak spot bagus hampir di setiap perhentian bus, tapi aku memilih tempat ter ujung di mana masih di wilayah danau Kawaguchiko dan tempat ini adalah wilayah yang paling banyak wisatwan nya, selain indah dengan banyak bunga tempat ini juga banyak tanaman lavender. Aku juga sempat merasakan Ice cream lavender yang ada di wilayah ini, dan beberpa cemilan menarik khas Jepang.

cemilan di  jepang


Setelah puas menikmati indahnya gunung Fuji aku pun langsung check in ke Hotel tempat ku menginap namanya Royal Hotel Kawaguchiko. Terletak di depan danau Kawaguchiko tepatnya  di bus stop no 6 dan terus terang hotel ini aku suka banget, aku memilih kamar dorm yang  bergaya Japanish style, di mana tempat tidur yang di gunakan adalah Futon yaitu matras yang di pakai orang Jepang untuk tidur. Untuk satu malam nya satu tempat tidur sekitar Rp.575.000 tanpa sarapan  mahal sekali yah, tapi apa mau di bilang itu lah Jepang , dan yang paling menarik dari hotel ini mereka menggunakan Onsen yaitu pemandian air panas yang sangat di minati oleh orang orang di Jepang. Di hotel ini memiliki 2 jenis Onsen yang buatan dan alami dan aku pun merasa beruntung bisa menikmati Onsen alami yang dari pegunungan.


Pagi harinya sebelum beranjak menuju tokyo sengaja aku menghabiskan waktu di danau Kawaguchiko yang terletak tepat di depan hotel tempat ku menginap. Perlu di ingat untuk peraturan menginap di Jepang sedikit berbeda dari tempat lainnya. Jam Check in di mulai pukul 3 sore dan check out pukul 10 pagi, jika kamu menginap dengan durasi 2 atau 3 hari jam 10 pagi kamu tetap harus keluar dari kamar karena itu saat nya mereka membersihkan kamar. Dan yang paling terpenting kamu tidak di benarkan berisik, karena mereka tidak akan segan segan loh untuk mengusir tamu yang mengganggu ketenangan orang lain.

Perhitungan Biaya Dari Haneda ke Fuji :
*Bus dari Haneda ke Fuji   Rp.330.000
*Tiket Bus keliling Kawaguchiko Rp.26.500
*Makan Siang/Malam  Rp.66.500
*Cemilan Rp. 39.700
*Hotel Rp.575.000

Total Rp.1037.700 

Sekian cerita saya semoga bermanfaat buat teman teman sekalian, segala pertanyaan bisa isi di kolom komentar yah...



You May Also Like

0 komentar